harje
December 21st
Male
Wonosobo
************************

my Profile
Harje adalah seorang manusia biasa lahir di wonosobo, beralamat di 25 KM tenggara kota kecil Wonosobo. tanggal lahir 21 Desember . Pernah sekolah dibeberapa daerah dari Wonosobo-Purworejo-wonosobo lagi lalu terakhir di Solo-sekarang masih belajar hidup yang baik. setelah selesai kuliah dari UNS Solo kemudian merantau ke Barat, yaitu di Banten. Masih belum sempurna Imannya karena masih sendiri, dan saat ini masih ingin belajar mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya..
*************************.
   

<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Waktu akan terus berjalan dan berlari



LINK WEB
mail.yahoo
klub-Mentari
http://den/
areev.blogdrive.com

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed










 
Thursday, April 08, 2010
...dan kupun mencoba tersenyum
dalam setiap langkah yg telah kuambil
mencoba merenungi pada setiap arah mata ini menjatuhkan pandangannya
adakah yang salah..?

Ya Alloh..Engkaulah yang Maha Tahu...
dengan semua yang terjadi...
dengan apa yang ada di hati ini
dengan duka yang di alami....

Ya Alloh ....
23 hari lagi....
tapi apa yang terjadi di hati ini......
Ya Allloh....
kucoba untuk mengikuti skenarioMu
krn ku menganggap inilah skenarioMU
krn ku memang tak tahu....

hati....
siapa yang berkuasa...
Engkaulah yang berkuasa dan menggenggam hati ini
kusendiri tiada berdaya....



Posted at 07:18 pm by harje
Make a comment  

 
Friday, January 22, 2010
Menjadi Matahari
Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari.

Wanita berkata ingin menjadi Phoenix yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.

Pria merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa pamrih.

Saat wanita jadi bulan, pria tetap menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat kepada matahari. Matahari rela memberikan cahaya nya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut. Ini disebut dengan Pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.

Saat wanita jadi Phoenix yang dapat terbang tinggi jauh ke langit bahkan di atas matahari, pria tetap selalu jadi matahari agar Phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau dan matahari tidak akan mencegahnya. Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix. Matahari selalu ada untuk Phoenix kapan pun ia mau kembali walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain selain Phoenix yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cinta nya. Ini disebut dengan Kesetiaan, walaupun ditinggal pergi dan dikhianati namun tetap menanti dan mau memaafkan.



"Sungguh pria tidak pernah menyesal menjadi matahari bagi wanita".



taken from milist

 

 


Posted at 06:52 pm by harje
Make a comment  

 
Thursday, January 21, 2010
Ijinkanlah

Kemarin...kita mungkin tak bertegur sapa

kemarin kita saling menghindar,saling mencari kesibukan

Yach karena ada satu titik noda dihati kita..

Karena ada ketidakikhlasan kita menjalin ukhuwah..

Aku malu pada diriku sendiri..punya hak apa aku memintamu..

Ach..smoga belum terlambat buatku merengkuhmu kembali..

Kuminta kau kembali..menjalin ukhuwah bersamaku..

Yang mungkin kan lebih abadi..yang tiada tersisa noda disana

yang tiadakan pernah membuat kita terluka..izinkan aku..

izinkan aku...maafkan kekhilafan hatiku..maafkan aku..

maafkan kecerobohanku..tiada pandai kujaga lisanku..




Posted at 10:17 pm by harje
Make a comment  

warna sahabat

"Andai saja aku boleh meminta, aku ingin persahabatan ini abadi selamanya.

Seperti kuncup bunga mawar yang akan siap merekah indah.

Ataupun seperti melati yang akan selalu  mewangi.

Meski harus aku sadari, tiada keabadian di dunia ini"



Posted at 07:28 pm by harje
Make a comment  

 
Friday, January 15, 2010
TITIP DOA
Cinta yang sederhana..
Tak terdefinisi,
Namun ia ada, untuk memberi arti hidup,
Memberi makna pada taburan hari..

Sahabatku.. aku percaya,
Bahwa di dunia ini tak ada yang sia-sia.
Semua punya takaran, semua ada hitungan..

Sahabatku..
Bagaimana definisi cinta bagimu,
Bagaimana irisan hati yang tercabik dalam jerat duniawi,

Kau tahu, kita sama-sama tahu..
Tapi kerdil rasanya jika aku menghakimi,
Diri ini juga jauh dari sempurna..

Aku sayang dan mencintaimu sebagaimana adanya
Yang bagai sebuah bangunan jika satu sakit yg lain akan sakit,
Jika yg satu lengah, yang lain menguatkan..
Itulah indahnya Ukhuwah dalam Islam..

Maka, ku titip doa dalam bilangan senja,
Ku hadirkan wajah pada doa Rabithah,
Karena hadirnya kita takkan berarti tanpa mereka,
Karena c i n t a, kan selalu punya definisi indahnya,
Jika karena DIA dan hanya untuk-Nya..

*untuk sahabatku..  lembaran itu takkan pernah usang.. ada cinta hakiki yang tengah bersiap menjemput.. Bersabarlah, krn hidup di dunia hanya sementara, hanya bilangan hari dibanding akhirat yang kekal..

--

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu” (doa Nabi Daud Alayhissalam)




taken and editing from Nailah asegaf note


Posted at 09:28 pm by harje
Make a comment  

 
Wednesday, January 06, 2010
Sahabat


 

Teringat dengan sebuah pesan pendek yang masih tersimpan di Hp jadulku:

 

Ya 4W1, jaga sahabat dakwahQ, kokohkan hatinya dengan kesabaran kepadaMu, gembirakan hatinya dengan surgaMu, sinari hatinya dengan nurMU yang tak pernah pudar. Keep istiqomah !. slamat jalan.

13:31:59.

06-082006.

Dari : 08522935xxxx

Dikirim oleh sahabatku saat ku sedang menunggu keberangkatanku ke Banten di Pul Bus Rosalia di Palur.

Sahabatku… sungguh indah ketika ku ingat masa itu. Masa kebersamaan dalam naungan cinta kepada Alloh. Sebuah pesan istiqomah untuk saudaranya yang akan berpisah. Sebuah ingatan yang membawaku kembali dalam suatu masa indah di kampus dalam naungan ukhuwah di jalan dakwah.

 

Sahabatku … perjalanan waktu ini telah mengubah semuanya. Ketika harapan dan impian, ketika daun-daun berganti, ketika musim berganti musim yang berbeda bahkan kembali lagi, ketika keistikomahan kemudian terkikis sedikit demi sedikit tanpa tersadar hingga mengubah segalanya, terjatuhlah diri kita dalam suatu masa dan peristiwa yang tiada pernah kita bayangkan, tiada pernah kita sukai, dan semua melenekan hati-hati yang telah terkotori, hingga sampailah di ujung tanduk dan hancurlah semuanya.

 

Sahabatku… ku berharap saat itu kita perbaiki kembali jalan yang telah menyimpang ke jalan yang lurus. Menata kembali serpihan-serpihan kebaikan yang sempat terkoyak. Tapi ternyata kau punya pilihan lain sahabatku, saat kau akhirnya memilih jalan yang berbeda tapi bukan untuk kembali sahabatku, karena hakekatnya kau masih menempuh jalan yang sama meskipun berbeda.

 

Sahabatku … ku tak pernah mencari informasi tentangmu, tapi semua tanpa sengaja ku ketahui entah itu dari mana sumbernya. Meskipun kau sempat memprotes “ untuk apa kau campuri urusanku”. Sahabatku.. bukan untuk mencampuri urusanmu, tapi karena mungkin aku masih peduli dengan seseorang yang pernah menjadi sahabatku, meskipun kau tidak pernah mau lagi mengakuinya.

 

Sahabatku…

Terimakasih untuk semuanya…

Terimakasih atas cinta yang pernah kau berikan

Dengan demikian ku bias mencinta semua orang yang ,memerlukan cinta

Terima kasih atas penghiantan yang pernah kau lakukan

Dengan demikian ku tahu betapa sakitnya di hianati

Dengan demikian ku berusaha untuk tidak menghianati orang lain karena ku tahu sangan menyakitkan

Terimaksih atas janji yang kau abaikan..

Dengan demikian ku akan berusaha untuk menepati janjiku pada orang lain, karena ku tahu betapa sakitnya janji yang diabaikan..

 

Sahabtku ….

Ku berharap kau menjadi semakin baik setelah peristiwa demi peristiwa yang mungkin tidak mengenakkan itu, bukan malah sebaliknya terlena dengan sesuatu yang belum tentu akan menjadi milikmu. Bukankah syariat tetap membatasi? Cukuplah jatuh sekali, jangan mengulangi jatuh pada tempat yang sama. Bukankah kita orang yang terpelajar?, orang yang tahu hukum?bukankah sejak SMA kau telah bergabung dalam barisan ini bersama orang-orang yang sejak awal berkomitmen dengan kebaikan. Sungguh ironi jadinya sahabat.

Ku masih ingat sms

Mengenalmu adalah anugrah

Mencintaimu karenaNya rahmat

Berjuang denganmu adalah nikmat

Jazakalloh atas ukhuwah yang mas berikan Moga Allohpun mencintaimu … karena mas mencintaiku karenaNya.

 

( 04.50,  14 Desember 2005. Dari nomor 08154830xxxx)

 

Kini bangunan ukhuwah itu tidak tahu perginya kemana dari hati kita. Mungkin hati kita yang telah kotor sehingga tiada lagi ukhuwah itu. Tiada lagi arti teguran dari saudara kita, malah di anggapnya orang yang iri dan tidak suka.

 

Sahabatku…

Semoga Alloh selalu menjagaMu…Amin

 


Posted at 11:07 pm by harje
Make a comment  

 
Wednesday, December 30, 2009
dalam perjalanan

Dalam perjalanan Bis Mulya Jogja-purworejo….


Mengalun sebuah lagu dari seorang pengamen yg berdiri dekat tempatku duduk


Separuh jiwaku pergi

Memang indah semua

Tapi berakhir luka

Kau main hati Dengan sadarmu

Kau tinggal aku

benarku mencintaimu

Tapi tak begini kau hianati hati ini

Kau curangi aku

Benarku mencintaimu

Tapi tak begini kau hianati hati ini

Kau curangi aku



Kau dustakan semua yg kita bina, kau hancurkan semua

Benarku mencintaimu, tp tak begini kau hianati hati ini


Lagu atau pengalaman pribadi ya ? pengalaman siapa hayo ngaku

Terkadang lagu dibuat dari sebuah pengalaman atau kisah hidup seseorang baik diri sendiri atau orang lain

Tapi ada juga yang hanya sebatas imajinasi dan kreatifitas.

Sepertinya lagu ini merupakan pengalaman pribadi

Seperti halnya yang dialami teman seorang hamba Alloh yang hilaf

@ perjalan Jogja-Purworejo, 30 desember 2009. Dalam perenungan sebuah memoar yang menimpa jiwaku yang rapuh


Posted at 09:05 pm by harje
Make a comment  

JOGJA NEVER ENDING



Ketika ku kembali singgah di Mushola ini kembali ingatanku kembali ke masa yang telah lalu.
Tempat kau menungguku
 dan tempatku menunggumu…
Adeku…semua masih jelas di pelupuk mata ini,
 semua jelas dalam ingatan ini.
Pernah sangat lama ku menunggumu,
tapi pernah juga kau lama termangu menungguku.
Dah berapa kali kita bertemu disini?

Disini di ujung terminal Mushola ini, pernah ku ditanya penjaga mushola
" Nungguin siapa Mas?" nunggu ade jawabku
Saat mataku menatab dengan cemas tiap bis yang datang dari arah solo
Adakah engkau di dalamnya
Sampai dimanakah dirimu

Di ujung terminal Mushola ini
Pernah kita duduk menunggu pagi
Bersama dalam cerita tentang malam yang semakin gelap
Tentang harapan yang tak kunjung datang
Tentang mimpi terbang di atas awan

Di unung terminal Mushola ini..
Tiada pernah ada kata perpisahan terucap
Semua berlalu begitu saja
Dalam perpisahan dan perceraian

Saat kau pergi tanpa menoleh
Tiada kembali dan tiada peduli
Kupun hanya diam tanpa kata
Tiada mampu ku cegah
Tiada mampu ku berteriak  
KEMBALILAH sang bintang di ujung timur


@ Mushala Terminal Giwangan Jogja.13.33 (saat pulang dari solo hari itu tanggal 30 Desember 2009) untuk sebuah memoar yang tak pernah kunjung padam dan tak pernah berakhir, Jogja is never ending.


Posted at 09:02 pm by harje
Make a comment  

suara

Teringat dengan sebuah status seseorng di facebook yang kurang lebih seperti ini

Kedholiman yang pernah kita lakukan mungkin akan dapat hilang dan termaafkan. Tapi kita tidak akan pernah bisa memutar waktu untuk kembali, kita tidak bisa mengembalikan luka pulih seperti sedia kala.


Ada satu lagi temanku yang curhat kemarin waktu saya ke solo, dia bilang “ Jon ku lagi pusing memecahkan suatu masalah” di sisi lain saya tidak mau mengecewakan orang mempercayai saya di sisi lain ada pertimbangan lain juga yang tidak mudah. Ku tidak mau mengecewakan orang-orang yang selma ini menaruh hjarapan dan kepercayaan kepada saya. Karena kalau kita menyecewakan orang, pada kondisi-kondisi tertentu kita akan tetap selalu ingat. Apa lagi orang yang saya buat kecewa akan lebih ingat lagi.


Teman itu juga bilang” saya kini bisa baik dan menjadi orang baik, bukan semata-mata karena diri saya sendiri. Tapi karena mereka orang-orang disekitarku yang membuatku jadi orang baik. Doa-doa mereka, perjuangan mereka, keikhlasan mereka membimbingku tanpa mengaharap apapun dari saya. Dan sungguh sangat dholin jika saya sampai membuat kecewa mereka.


Ku hanya mendengarkan saja curhat temanku, karena ia memang tidak meminta masukan, tapi ia cenderung curhat. Karena dah bisa memilah-milah konsekuensi pilihan-pilihan jika ia mengambil salah satunya.


Sahabatku.. hidup memang banyak pilihan-pilihan, dan hendaklah kita mengamabil pilihan-pilihan itu secara bijaksana dan meminimalisir mengecewakan orang-orang yang mencintai kita dengan alasan yang bijak dan tidak menyakitkan.



@ Masjid syukur Jebres Solo. Inspirasi dari curhat sahabatku, 29 Desember 2009


Posted at 09:00 pm by harje
Make a comment  

 
Tuesday, December 29, 2009
Mendung

Awan tidak akan pernah menggumpal menjadi karang

Ia hanya menghitam dan pekat

Bergemuruh bersamai badai, hujan dan petir

 

Awan hanyalah awan..

Bisa indah di pandang di langit

Bisa hitam gelap menakutkan bak raksasa

 

Awanlah yang menjadi penghalang cahaya

Menjadi tabir penutup matahari

Cahaya itu tidak pernah sampai kepada Bumi

Terserap hilang sang awan hitam

 

kau ambil bulanku

kau ambil matahariku

kau ambil cahayaku

semuanya gelap

karena cahaya telah pergi


Kau  menjadi  pembunuh

Seperti senyummu yang membunuh jiwaku

Seperti katamu yang membunuh hatiku

 

Semua karena awan-awan dosa yang telah menutup dan menghitam di permukaan hati

Menjadi penghalang cahaya kebenaran

Menjadi penghalang cahaya kesucian

 

 

@Solo Banjar sari, 29 Desember 2009. Teruntuk jiwaku dan juga jiwa-jiwa yang tertutup awan nan mendung

 

 


Posted at 06:21 pm by harje
Make a comment  

Next Page